SISTEM POLITIK DAN KETATANEGARAAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF NEGARA MODERN INDONESIA
Keywords:
Politik Islam, Ketatanegaraan Islam, Demokrasi, Syura, Sistem PemerintahanAbstract
Sistem politik dan ketatanegaraan Islam merupakan bagian penting dalam kajian politik Islam yang terus berkembang di tengah dinamika negara modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep sistem politik dan ketatanegaraan Islam serta relevansinya dalam sistem pemerintahan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Sumber data berasal dari jurnal nasional, buku, peraturan perundang-undangan, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan politik Islam dan ketatanegaraan. Teknik analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem politik Islam memiliki prinsip-prinsip dasar berupa syura, keadilan, amanah, persamaan, dan kemaslahatan umat. Dalam konteks Indonesia, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan sistem demokrasi Pancasila meskipun terdapat perbedaan dalam sumber legitimasi kekuasaan. Ketatanegaraan Islam tidak hanya dipahami sebagai konsep teokrasi, tetapi juga sebagai sistem etika politik yang menekankan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem politik dan ketatanegaraan Islam dapat beradaptasi dengan sistem negara modern selama tetap menjaga prinsip-prinsip dasar syariat dan kemaslahatan umum.







