ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI SUNNAH-HADIS: SEBUAH TELAAH KRITIS

Authors

  • Annisa Lutfiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia Author
  • La Ode Ismail Ahmad Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia Author
  • Abustani Ilyas Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia Author

Keywords:

Ontologi Epistimologi Aksiologi Sunnah-Hadis

Abstract

Artikel ini menelaah konsep sunnah–hadis melalui tiga lensa utama filsafat ilmu, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Dari sisi ontologis, kajian ini membahas hakikat dan status keberadaan hadis sebagai sumber ajaran Islam yang tidak hanya dipahami sebagai teks keagamaan, tetapi juga sebagai realitas sosial yang hidup dan dinamis dalam sejarah umat. Secara epistemologis, penelitian ini mengkaji metode, standar, dan validitas pengetahuan hadis dengan menelusuri kekuatan sistem isnād klasik serta menilai relevansinya melalui pendekatan kontemporer seperti historiografi, analisis jaringan periwayat (isnād network analysis), dan pembacaan maqāṣidīyah. Sementara itu, dari aspek aksiologi, pembahasan diarahkan pada nilai, tujuan, dan fungsi etis-sosial hadis dalam kehidupan modern, dengan penekanan pada perlunya reorientasi pemahaman hadis yang selaras dengan maqāṣid al-syarīʿah. Hasil telaah menunjukkan bahwa hadis merupakan entitas multi-dimensional yang mengandung dimensi teks, praksis, dan konteks historis. Epistemologi tradisional ilmu hadis terbukti memiliki sistem verifikasi yang kokoh, namun memerlukan pelengkap berupa kritik historis dan analisis kontekstual agar tetap relevan dalam studi modern. Secara aksiologis, hadis memiliki potensi transformatif yang besar ketika dimaknai secara dinamis untuk menjawab tantangan etis, sosial, dan intelektual umat Islam kontemporer. Dengan demikian, artikel ini menawarkan sintesis metodologis antara tradisi keilmuan klasik dan pendekatan ilmiah modern dalam upaya memperkuat basis epistemologis serta memperluas horizon aksiologis studi hadis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abou El Fadl, K. (2020). Reasoning with God: Reclaiming Shari‘ah in the Modern Age. Lanham, MD: Rowman & Littlefield.

Amin, K. (2021). Rethinking Hadith Authority in Contemporary Islamic Thought. Journal of Islamic Studies, 32(3), 345–367.

Anwar, S. (2022). Pendekatan Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam Studi Hadis Kontemporer. Studia Islamika, 29(2), 201–228.

Azami, M. M. (2020). Studies in Early Hadith Literature. Kuala Lumpur: Islamic Book Trust.

Brown, J. A. C. (2020). Hadith: Muhammad’s Legacy in the Medieval and Modern World (2nd ed.). Oxford: Oneworld.

Fadel, M. (2021). Islamic Legal Epistemology and the Authority of Hadith. Islamic Law and Society, 28(1–2), 1–25.

Hallaq, W. B. (2020). Reforming Modernity: Ethics and the New Human in the Philosophy of Islam. New York: Columbia University Press.

Hasan, N. (2023). Living Hadith and Social Transformation: A Contemporary Perspective. Al-Jami‘ah, 61(1), 1–26.

Kamaruddin, K. (2021). Ontologi Hadis dalam Perspektif Ulama Klasik dan Kontemporer. Jurnal Ilmu Ushuluddin, 9(2), 145–166.

Kusmana. (2020). Epistemologi Hadis dan Tantangan Metodologis Studi Islam Modern. Islamica: Jurnal Studi Keislaman, 14(1), 87–110

Mahbubi, M. (2025). METOPEN FOR DUMMIES: Panduan Riset Buat Kaum Rebahan, Tugas Akhir Lancar, Rebahan Tetap Jalan!, (1st edn). Global Aksara Pers.

Miski, M. (2022). Aksiologi Hadis dan Relevansinya bagi Etika Sosial Muslim. Jurnal Studi Hadis Nusantara, 4(2), 133–152.

Rahman, F. (2021). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press.

Saeed, A. (2020). Reading the Qur’an in the Twenty-First Century: A Contextualist Approach. London: Routledge.

Suryadilaga, M. A. (2020). Metodologi Living Hadis dalam Kajian Sosial Keagamaan. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, 16(2), 123–142.

Syamsuddin, S. (2022). Integrasi Pendekatan Normatif dan Historis dalam Studi Hadis. Hermeneutik: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 16(1), 55–74.

Wekke, I. S. (2021). Islamic Studies Research Methodology: Trends and Challenges. Al-Albab, 10(2), 157–176.

Yusuf, M. (2023). Hadis sebagai Sumber Nilai dalam Pengembangan Etika Islam Kontemporer. Journal of Islamic Ethics, 7(1), 41–63.

Zuhri, S. (2020). Kritik Sanad dan Matan dalam Kajian Hadis Modern. Ulumuna, 24(2), 289–312.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI SUNNAH-HADIS: SEBUAH TELAAH KRITIS. (2026). ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 2(2), 686 – 695. https://ejournal.bamala.org/index.php/almustofa/article/view/739