Fenomena Inkar Sunnah: Studi Historis Dan Sosiologis

Authors

  • Andi Nanda Anisa Universitas Negeri Alauddin Makassar Author https://orcid.org/0009-0004-6619-3498
  • La Ode Ismail Ahmad Universitas Negeri Alauddin Makassar Author
  • Abustani Ilyas Universitas Negeri Alauddin Makassar Author

Keywords:

inkar sunnah, hadis, historis, sosiologis, umat islam

Abstract

Fenomena inkar Sunnah merupakan salah satu persoalan serius dalam sejarah intelektual Islam. Paham ini muncul sejak masa sahabat dengan indikasi penolakan terhadap hadis, kemudian berkembang menjadi gerakan yang lebih terstruktur pada masa klasik hingga memperoleh bentuk baru pada era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena inkar Sunnah melalui dua perspektif, yaitu historis dan sosiologis. Pendekatan historis digunakan untuk menelusuri kronologi kemunculan dan perkembangan kelompok-kelompok penolak Sunnah, sedangkan pendekatan sosiologis digunakan untuk menganalisis faktor sosial, politik, dan intelektual yang melatarbelakangi serta dampak yang ditimbulkannya terhadap praktik keagamaan umat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan Sunnah lahir dalam berbagai corak, mulai dari menolak seluruh hadis, menerima hanya yang sesuai dengan al-Qur’an, hingga menolak hadis ahad. Dalam perjalanan sejarah, kelompok-kelompok seperti Khawarij, Mu‘tazilah, Syiah, Qur’āniyyah, bahkan gerakan modernis tertentu, tercatat pernah memiliki sikap penginkaran Sunnah dalam tingkat yang berbeda. Dari sisi sosiologis, fenomena ini berdampak pada kerancuan ibadah, hilangnya rincian hukum syariat, melemahnya otoritas ulama, serta munculnya fragmentasi sosial keagamaan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman yang utuh tentang posisi Sunnah dalam Islam agar umat dapat menjaga kemurnian ajaran dan keutuhan praksis keberagamaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Dawud. Sunan Abī Dāwūd. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2000.

Abu Zahrah, Muhammad. Tārīkh al-Mazāhib al-Islāmiyyah. Kairo: Dār al-Fikr al-‘Arabī, 1996.

Abu Zayd, Nasr Hamid. Naqd al-Khitab al-Dīnī. Kairo: Sina Lilnashr, 1994.

Al-A‘zami, Muhammad Mustafa. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications, 1977.

Al-Khudari Bek, Muhammad. Uṣūl al-Fiqh. Kairo: Maktabah al-Sa‘ādah, 1969.

Al-Majlisi, Muhammad Baqir. Bihār al-Anwār. Teheran: Dār Ihyā’ al-Turāth, 1983.

Al-Qaradawi, Yusuf. Kaifa Nata‘āmal ma‘a al-Sunnah al-Nabawiyyah. Kairo: Maktabah Wahbah, 1990.

Al-Sibā‘ī, Mustafa. al-Sunnah wa Makānatuhā fī al-Tashrī‘ al-Islāmī. Beirut: al-Maktab al-Islāmī, 1985.

Al-Syāfi‘ī, Muhammad bin Idrīs. al-Risālah. Ed. Ahmad Muhammad Syākir. Kairo: Maktabah Dār al-Turāth, 1940.

Al-Syafi‘i. al-Risālah. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1990.

Auda, Jasser. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law. London: IIIT, 2008.

Azami, M. M. On Schacht’s Origins of Muhammadan Jurisprudence. Riyadh: King Saud University, 1985.

Hallaq, Wael B. The Origins and Evolution of Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press, 2005.

Hasan, Ahmad. The Early Development of Islamic Jurisprudence. Islamabad: Islamic Research Institute, 1994.

Ibn Abd al-Barr. Jāmi‘ Bayān al-‘Ilm wa Faḍlih. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1994.

Ibn Manzur. Lisān al-‘Arab. Juz 13. Beirut: Dār Ṣādir, 1990.

Ismail, M. Syuhudi. Metodologi Penelitian Hadis Nabi. Jakarta: Bulan Bintang, 1992.

Ismail, M. Syuhudi. Pengantar Ilmu Hadis. Jakarta: Bulan Bintang, 1998.

Ismail, Suhudi. Hadis Nabi Menurut Pembela, Pengingkar, dan Pemalsunya. Jakarta: Gema Insani, 1995.

Madjid, Nurcholish. Islam, Doktrin, dan Peradaban. Jakarta: Paramadina, 1992.

Munawwir, Ahmad Warson. Kamus al-Munawwir Arab–Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Progressif, 1997.

Nasution, Harun. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Jakarta: UI Press, 1985.

Nasution, Harun. Teologi Islam: Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan. Jakarta: UI Press, 1986.

Parwez, Ghulam Ahmad. Islam: A Challenge to Religion. Lahore: Tolu-e-Islam Trust, 1968.

Qaradawi, Yusuf al-. Kaifa Nata‘āmal ma‘a al-Sunnah al-Nabawiyyah. Kairo: Dār al-Syurūq, 1990.

Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.

Rahman, Fazlur. Islam. Chicago: University of Chicago Press, 1979.

Sachedina, Abdulaziz. Islamic Messianism: The Idea of Mahdi in Twelver Shi‘ism. Albany: SUNY Press, 1981.

Watt, W. Montgomery. The Formative Period of Islamic Thought. Oxford: Oneworld, 1998.

Wensinck, A. J. The Muslim Creed: Its Genesis and Historical Development. Cambridge: Cambridge University Press, 1932.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Fenomena Inkar Sunnah: Studi Historis Dan Sosiologis. (2025). ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 2(2), 674 – 685. https://ejournal.bamala.org/index.php/almustofa/article/view/731