Kritik Sanad dalam Studi Hadist: Teori Jarh wa Ta'dil dan Aplikasinya

Authors

  • Raodhatul Fitri Universitas Islam Neger Makassar Author
  • La Ode Ismail Ahmad Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Author
  • Abustani Ilyas Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Author

Keywords:

Hadist, Sanad, Jarh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sanad hadis dengan menelaah penilaian dan kesinambungan para perawi, serta penerapan kaidah al-Jarḥ wa al-Ta'dīl dalam menilai kualitas periwayatan hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (library study), mengkaji literatur primer berupa kitab-kitab hadis dan literatur sekunder dari buku, jurnal, serta sumber berani yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jarḥ berfungsi menilai kelemahan perawi yang dapat merusak keadilan dan ketelitian hafalannya, sedangkan al-Ta'dīl menegaskan sifat-sifat positif yang memungkinkan periwayatan dapat diterima dan dijadikan hujjah. Penelitian ini juga menemukan adanya syarat dan etika yang harus dipenuhi dalam praktik jarh wa ta'dīl, termasuk kejujuran, pengetahuan mendalam tentang ilmu hadis, dan sikap proporsional dalam menilai perawi. Selain itu, ulama hadis menetapkan tingkatan jarh dan ta'dīl yang mencerminkan variasi kualitas periwayatan, serta prinsip prioritas jarh atas ta'dīl dalam kondisi tertentu untuk memastikan keakuratan riwayat Penelitian ini menegaskan bahwa ilmu jarh wa ta'dīl merupakan instrumen penting dalam menjaga otentisitas teks hadis dan spekulatif para perawi.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Azami, Muhammad Mustafa. 2003. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications.

Al-Salah, Ibnu. 1986. Muqaddimah Ibn Al-Ṣalāḥ Fī ‘Ulūm Al-Ḥadīṡ. Beirut: Dār al-Fikr.

Alif, Muhammad. 2018. “Jurnal Holistic Al-Hadis ,.” 4(2):42–66.

Anon. 2007. “Tingkatan-Tingkatan Al-Jarh Wat-Ta’dil.” Para Ulama Ahlul Hadist. Retrieved October 16, 2026 (https://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/16/tingkatan-tingkatan-al-jarh-wat-ta’dil/).

Anon. 2018. “Menyepakati Makna Hadis.” Ma’had Aly Hasyim Asy’ari. Retrieved March 31, 2018 (https://tebuireng.ac.id/kajian-hadis/menyepakati-makna-hadis/).

Fadhlurrahman, Muhammad, Romlah Abubakar Askar, and Munzir Suparta. 2025. “Kritik Matan Serta Contoh-Contoh Haditsnya.” 3.

Hafidz, Abdul. 2004. “Kritik Ulama Hadits (Ilmu Jarh Wa Ta’dil Sebagai Upaya Dalam Menjaga Orisinalitas Hadits).” Proceeding Book of: The 1st International Confrence on Islamic Studies (ICIS) 152–62.

Imron, Ali. 2017. “Dasar-Dasar Ilmu Jarh Wa Ta ’ Dil.” E-Journal UIN Sunan Kalijaga 2(2):287–302.

Itr, Nuruddin. 1997. Manhaj Al-Naqd Fi ‘Ulum Al-Hadits. Beirut: Dar al-Fikr al-Mu’ashir.

Nadhiran, Hedhri. 1996. “Kritik Sanad Hadist: Tela’ah Metodologis.” 1–14.

Nurhakim, Amien. 2022. “Tiga Jenis Sanad Agama Di Masa Sekarang.” Nu Online. Retrieved January 22, 2022 (https://islam.nu.or.id/ilmu-hadits/tiga-jenis-sanad-agama-di-masa-sekarang-1gHUa).

Ritonga, M. Tohir. 2022. “Metdologi Ulama Hadis Dalam Jarh Dan Ta’dil.” Al-Kaffah 10(2):205–24.

Subhan, Suhuf. n.d. “Kritik Sanad.” 1(1):25–46.

Suryadinata, M. 2020. “Kritik Matan Hadist : Klasik Hingga Kontemporer.” E-Jurnal UIN Jakarta 111–29.

Taqna’in. 2021. “Kritik Sejarah Dalam Penelitian Hadis.” Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah 8(2).

Tere. n.d. “Pengertian Kritik: Jenis Dan Cara Mengungkapkannya.” Gramedia Blog. Retrieved (https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-kritik).

Umar, Ato’illah. 2011. “Budaya Kritik Ulama Hadis.” Jurnal Mutawatir 1(1).

Zubaidillah, Muh Haris. 2018. “Ilmu Jarh Wa Ta’dil.” OSFPreprints Vol 1(No 1):1–14.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Kritik Sanad dalam Studi Hadist: Teori Jarh wa Ta’dil dan Aplikasinya. (2026). ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 2(2), 718– 730. https://ejournal.bamala.org/index.php/almustofa/article/view/737