Multidisipliner terhadap Praktik Keagamaan Masyarakat Petani : Pendekatan Empiris, Sosiologis dan Antropologis

Authors

  • Fatmawati Universitas Nurul Jadid Probolinggo Author
  • Nur Tamamah Universitas Nurul Jadid Probolinggo Author
  • Jasilul Atiya Universitas Nurul Jadid Probolinggo Author
  • M Mahbubi Universitas Nurul Jadid Probolinggo Author

Keywords:

Pesantren Praktik Keagamaan Pendekatan Multidisipliner

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan dan keagamaan Islam yang telah lama menjadi pusat pembentukan tradisi keagamaan masyarakat Muslim Indonesia. Praktik keagamaan di pesantren tidak hanya berupa pelaksanaan ibadah, tetapi juga mencakup pengajian kitab, ritual kolektif, relasi kiai dan santri, serta pola hidup sehari-hari yang sarat makna sosial dan budaya. Karena kompleksitas tersebut, praktik keagamaan masyarakat pesantren sulit dipahami melalui satu sudut pandang saja. Artikel ini bertujuan menganalisis praktik keagamaan masyarakat pesantren melalui pendekatan multidisipliner yang menggabungkan perspektif empiris, sosiologis, dan antropologis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik yang membahas pesantren, sosiologi agama, dan antropologi agama. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui pengelompokan tema dan triangulasi teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan empiris membantu memetakan bentuk, pola, dan keteraturan praktik keagamaan sebagaimana tampak dalam kehidupan pesantren. Pendekatan sosiologis menjelaskan peran struktur sosial, otoritas kiai, solidaritas, dan institusi dalam mereproduksi praktik tersebut. Pendekatan antropologis mengungkap makna simbolik, ritual, dan habitus yang dihayati para pelaku. Ketiganya saling melengkapi sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih utuh. Kerangka yang dihasilkan memadukan pemetaan empiris, penjelasan struktural, dan penafsiran makna sebagai satu rangkaian analisis. Artikel ini juga menegaskan perlunya sikap kritis terhadap relasi kuasa serta kepekaan terhadap keragaman tipe pesantren agar temuan tidak digeneralisasi secara gegabah. Dengan demikian, pesantren dapat dipahami sebagai komunitas yang hidup, bukan sekadar lembaga pendidikan. Kajian ini menyimpulkan bahwa integrasi ketiga pendekatan penting untuk menghindari pembacaan yang reduktif terhadap pesantren, serta dapat menjadi dasar bagi penelitian lapangan dan perumusan kebijakan pendidikan keagamaan yang lebih peka terhadap konteks.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Doubleday.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. Cambridge University Press.

Bruinessen, M. van. (1995). Kitab kuning, pesantren, dan tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Mizan.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. LP3ES.

Durkheim, É. (1995). The elementary forms of religious life (K. E. Fields, Trans.). Free Press. (Karya asli diterbitkan 1912)

Geertz, C. (1960). The religion of Java. Free Press.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures: Selected essays. Basic Books.

Goffman, E. (1961). Asylums: Essays on the social situation of mental patients and other inmates. Anchor Books.

Hefner, R. W. (2009). Making modern Muslims: The politics of Islamic education in Southeast Asia. University of Hawai‘i Press.

Lukens-Bull, R. (2005). A peaceful jihad: Negotiating identity and modernity in Muslim Java. Palgrave Macmillan.

Mahbubi, M. (2025a). METOPEN FOR DUMMIES: Panduan riset buat kaum rebahan, tugas akhir lancar, rebahan tetap jalan! (1st ed.). Global Aksara Pers.

Mastuhu. (1994). Dinamika sistem pendidikan pesantren: Suatu kajian tentang unsur dan nilai sistem pendidikan pesantren. INIS.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Turner, V. (1969). The ritual process: Structure and anti-structure. Aldine.

Wahid, A. (2001). Menggerakkan tradisi: Esai-esai pesantren. LKiS.

Weber, M. (1978). Economy and society: An outline of interpretive sociology (G. Roth & C. Wittich, Eds.). University of California Press.

Downloads

Published

2025-10-19

How to Cite

Multidisipliner terhadap Praktik Keagamaan Masyarakat Petani : Pendekatan Empiris, Sosiologis dan Antropologis. (2025). ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 3(02), 101-111. https://ejournal.bamala.org/index.php/almustofa/article/view/1078

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>