DERADIKALISASI PEMAHAMAN HADIS (TELAAH TERHADAP PEMIKIRAN NASARUDDIN UMAR)
Keywords:
Deradikalisasi, Hadits, Nasaruddin Umar, Moderasi Islam, Hukum IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hadis dalam upaya deradikalisasi pemahaman keagamaan di Indonesia. Penyalahgunaan teks hadis untuk membenarkan kekerasan dan tindakan ekstrem menunjukkan perlunya pendekatan pemahaman hadis yang lebih kontekstual, moderat, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah literatur hadis klasik dan kontemporer, artikel jurnal, serta kajian akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis bernuansa kekerasan, seperti hadis jihad dan perang, sering dipahami secara tekstual sehingga memunculkan interpretasi radikal. Melalui pendekatan kontekstual, historis, dan maqāṣidī, pemaknaan hadis dapat diarahkan pada nilai-nilai damai, toleransi, dan perlindungan manusia. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam menginternalisasikan pemahaman hadis moderat melalui kurikulum, metode pembelajaran, dan penguatan literasi keagamaan. Dengan demikian, deradikalisasi hadis bukan hanya proses akademik, tetapi juga strategi preventif dalam membangun pemahaman keagamaan yang inklusif dan menekan potensi radikalisme.







