Rehabilitasi Akhlak melalui Praktik Muhasabah: Transformasi Kesadaran Diri dalam Tradisi Tasawuf.
Keywords:
Rehabilitasi Akhlak, Muhasabah, Transformasi Diri, Akhlak TasawufAbstract
Di zaman yang semakin berkembang dan dipenuhi kemajuan teknologi seperti sekarang, manusia seringkali lebih sibuk dengan kehidupan duniawi sehingga kurang memperhatikan keadaan diri dan akhlaknya. Kondisi tersebut membuat nilai-nilai spiritual mulai berkurang pada kehidupan seseorang, terutama pada remaja-remaja saat ini. Dalam tradisi Tasawuf, terdapat praktik muhasabah yang dipahami sebagai bentuk introspeksi diri untuk menyadari kesalahan serta memperbaiki perilaku menjadi lebih baik. Tasawuf di sini menawarkan nilai spiritual Islam berupa metode muhasabah, dan pengembangan akhlak mulia sebagai tujuan penting dalam kehidupan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peran muhasabah dalam rehabilitasi akhlak dan pembentukan kesadaran diri seseorang, khususnya di tengah kehidupan modern yang semakin banyak dipengaruhi perkembangan teknologi dan perubahan sosial kemasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dengan cara bagaimana praktik muhasabah dapat membantu rehabilitasi akhlak dan membentuk kesadaran diri seseorang. Peruumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) dengan cara apa praktik muhasabah membantu transformasi kesadaran diri dalam tradisi tasawuf, dan 2) bagaimana praktik muhasabah membantu rehabilitasi akhlak serta meningkatkan kesadaran diri di tengah kehidupan modern. Pendekatan yang digunakan berupa pendekatan kualitatif beserta pendekatan studi pustaka melalui buku, jurnal, dan beberapa sumber dengan mempelajari literatur tasawuf klasik, terutama karya Al-Ghazali terkait tasawuf dan akhlak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik muhasabah dapat meningkatkan kesadaran diri, menumbuhkan introspeksi diri, serta membantu seseorang lebih memahami perilaku yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Praktik muhasabah juga dinilai mampu membentuk akhlak mulia dan pengendalian diri agar manusia tidak terlalu mengikuti hawa nafsu maupun pengaruh lingkungan yang negatif. Dengan demikian, praktik muhasabah memiliki peran penting dalam pembinaan perilaku, moral, dan spiritual manusia di era modern, walaupun penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih belum sepenuhnya dilakukan secara konsisten oleh setiap individu
Downloads
References
Abuddin, Nata, Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2014), h.168
Achmad, F. (2024). Filosofi Pendidikan Islam: Membentuk Jiwa Anak Usia Dini Sebagai Cerminan Fitrah Dan Akhlak Mulia. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 6(2), 188-206
Al-Ghazali, A. H. (2022). Ihya’ Ulum al-Din (edisi revisi)
Al-Ghazali, Abu Hamid. (2021). Ihya’ ‘Ulum al-Din (edisi revisi dan tahqiq). Beirut: Dar al Kutub al ‘Ilmiyyah.
Alwi Shihab, Islam Sufistik: “Islam Pertama” dan Pengaruhnya hingga Kini di Indonesia, Bandung: Mizan 2001.
Anwar, Khoiril.” KONSEP DAKWAH MASYARAKAT MULTIKULTURALDENGAN MENELADANI AJARAN AL-QUSYAIRIL DALAM TASAWUF AKHLAQI.” Al-ittishol: jurnal komunikasi dan penyiaran islam 2, no.1 (2021):47-66
Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. PrePrint Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Daulay, H. P., Dahlan, Z., & Lubis, C. A. (2021). Takhalli, Tahalli Dan Tajalli. Pandawa, 3(3), 348–365.
Djaal. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara
Ghazali, I. (2007) Rigkasan Ihya’ Ulumuddin: Upaya Menghidupkan Ilmu Agama. Surabaya: Bintang Usaha Jaya.
Hartati, N. et al. (2004) Islam dan Psikologi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Ibnu Maskawaih, Menuju Kesempurnaan Akhlak, terjemah Helmi Hidayat, (Bandung: Mizan, 1997), hlm. 29.18
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026). Al-Qur'an dan Terjemahannya. Diakses dari https://quran.kemenag.go.id
Kurniawan, A. F. (2013). Konsep Tajalli ‘Abd al-Lah Ibn ‘Abd al-Qahhar al- Bantani dan Posisinya dalam Diskursus Wujūdiyyah di Nusantara. Ulumuna, 17(2), 275-302.
Latona, M. J. (2023). Myths of Self-Transformation in Plato’s Republic. Ancient Philosophy, 43(1), 69–87.
Mahbubi. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma, Teknik, dan Aplikasi. Yogyakarta
Mannan, A. (2018). Esensi tasawuf akhlaki di era modernisasi. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/aqidahta.v4i1.5172
Munawaroh, A. (2014). Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Proses Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Madani health care
Neolaka, A. (2014). Metode Penelitian dan Statistik.Bandung:PT Remaja Roadakarya.
Nofitayanti, U. S. (2020) ‘Larangan Mengikuti Hawa Nafsu Dalam Kajian Tematik Digital Quran’, Zad Al-Mufassirin: Jurnal ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Vol. 2 No., p. 122. doi: 10.55759/zam. V 2i2.40.
Rohman, R., Wahab, A. A., & Islam, M. H. (2022). Konsep Tasawuf Imam Al-Ghazali Dari Aspek Moral Dalam Kitab Bidayatul Hidayah. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 1509-1514
Saeed, Sodiq (2023) Serambi Update https://www.serambiupdate.com
/2026/02/psikologi-tasawuf-sebagai-upaya.html
Setyani, W. (n.d.). Efektivitas Program Terapi Mental Spiritual Dalam Upaya Pemulihan Klien Penyalahguna NAPZA di BRSKPN Galih Pakuan Bogor. Fakultas Ilmu Al-Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif
Sugiyono. 2018. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Ulumuna, 17(2), 275-302.
Wandira, A., Saleh, M., & Fuadi, A. (2023). Konsep Tazkiyat Al-Nafs Al-Ghazali Sebagai Metode Dalam Pendidikan Akhlak. Khazanah: Journal of Islamic Studies, 39-52.
Ris‟an, Rusli, Tasawuf dan Tarekat: Studi Pemikiran dan Pengalaman Sufi, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013), h. 54
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Holid Batsal, Sitti Mardiyah, Cindy Auliya Agustin, Ilyatul Izzah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








