REKONSTRUKSI MODEL EVALUASI ZAKAT MODERN BERBASIS MAQASHID SYARIAH: DARI FILANTROPI TRADISIONAL KE SISTEM REDISTRIBUTIF DIGITAL

Authors

  • Ardian Al Hidaya STAI Madiun Author

Keywords:

Zakat Modern, , Maqashid Syariah,, Digitalisasi Zakat

Abstract

Penelitian ini merekonstruksi model evaluasi zakat modern berbasis maqashid syariah dalam konteks transformasi sistem filantropi Islam menuju ekosistem digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari paradoks zakat di Indonesia, yaitu tingginya potensi penghimpunan yang belum diikuti oleh optimalisasi realisasi, meskipun telah terjadi percepatan digitalisasi melalui BAZNAS, LAZ, dan platform zakat berbasis teknologi finansial. Selain itu, maqashid syariah dalam banyak kajian masih digunakan secara normatif sehingga belum berfungsi sebagai instrumen evaluatif yang operasional untuk menilai kinerja sistem zakat modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif evaluatif dengan pengembangan model Maqashid-Based Evaluation Framework yang mengintegrasikan lima dimensi maqashid syariah, yaitu hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-mal, hifz al-aql, dan hifz al-nasl. Data penelitian bersumber dari laporan lembaga zakat dan publikasi resmi, kemudian dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process untuk pembobotan indikator dan TOPSIS untuk penilaian kinerja sistem zakat modern terhadap kondisi ideal maqashid syariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat modern memiliki kinerja yang relatif lebih kuat pada dimensi kepatuhan syariah dan efisiensi pengelolaan dana, namun masih terdapat kesenjangan pada dimensi dampak sosial seperti pengentasan kemiskinan, literasi zakat, dan keberlanjutan kesejahteraan mustahik. Hal ini mengindikasikan bahwa digitalisasi zakat meningkatkan efisiensi teknis tetapi belum sepenuhnya mengoptimalkan pencapaian maqashid secara substantif. Penelitian ini menghasilkan Maqashid Zakat Compliance Index sebagai instrumen evaluasi baru yang dapat digunakan untuk mengukur kesesuaian sistem zakat modern dengan tujuan syariah secara lebih komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A maqashid shariah model for zakat on digital assets. https://doi.org/10.15408/aiq.v17i2.44928

Al-Mawarid Journal of Islamic Law. (2021). Maqashid syariah dalam fragmentasi fiqh muamalah di era kontemporer. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol3.iss1.art3

Aini, N., et al. (2025). Digitalisasi zakat dan efektivitas penghimpunan dana umat di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam Indonesia.

Arifin, M., & Anwar, S. (2023). Financial literacy and zakat compliance behavior among Muslim communities. International Journal of Islamic Economics and Finance.

Asy-Syatibi, I. (2003). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shariah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

BAZNAS. (2022). Indeks kesiapan digitalisasi zakat Indonesia. Pusat Kajian Strategis BAZNAS.

BAZNAS. (2023). Laporan pengelolaan zakat nasional. Badan Amil Zakat Nasional.

BAZNAS. (2025). Laporan kinerja pengumpulan dan pendistribusian zakat nasional.

Bedoui, M., & Mansour, W. (2015). Islamic finance and maqasid al-shariah-based performance measurement. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 8(4), 1–20.

Beik, I. S., & Arsyianti, T. (2021). Ekonomi pembangunan Islam. Jakarta: Rajawali Press.

Chapra, M. U. (2021). The Islamic vision of development in the light of maqasid al-shariah. Islamic Development Bank.

Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2007). Maqasid al-shariah, maslahah, and corporate social responsibility. The American Journal of Islamic Social Sciences, 24(1), 25–45.

Fauzia, I. Y., et al. (2023). Potensi zakat profesi dan optimalisasi penghimpunan zakat di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia.

Hassan, M. K., & Khan, A. (2019). Islamic public finance and zakat governance: Efficiency and accountability issues. Journal of King Abdulaziz University: Islamic Economics.

Hasan, Z., & Abdullah, M. (2022). Sharia governance and trust in Islamic financial institutions. Journal of Islamic Accounting and Business Research.

Hartono, R. (2022). Digital transformation in zakat management institutions in Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah.

Kahf, M. (2020). Zakat management and poverty alleviation in Islamic economics. Islamic Economic Studies.

Kamali, M. H. (2008). Principles of Islamic jurisprudence. Islamic Texts Society.

Laldin, M. A., & Furqani, H. (2019). Maqasid al-shariah in Islamic finance: Governance and application. ISRA International Journal of Islamic Finance, 11(2), 1–15.

MUI. (2018). Fatwa DSN-MUI tentang pengelolaan zakat produktif.

Puskas BAZNAS. (2022). Indeks kesiapan digitalisasi zakat Indonesia.

Qanun: Journal of Islamic Laws and Studies. (2025). Analisis maqashid syariah strategi penyaluran zakat untuk kesejahteraan mustahik. https://doi.org/10.58738/qanun.v4i4.1357

Rosidah, N., et al. (2025). Evaluasi maqashid syariah dalam pengelolaan zakat modern. Al-Mustashfa: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah.

Sadeq, A. M. (2021). Islamic ethics and governance in zakat institutions. Journal of Islamic Economics, Banking and Finance.

Saaty, T. L. (2008). Decision making with the analytic hierarchy process. International Journal of Services Sciences.

Solekhan, M. (2023). Zakat potential and institutional optimization in Indonesia. Jurnal Filantropi Islam.

Surur, M., et al. (2025). Digitalization of ZIS services from a maqashid shariah perspective. El-Kahfi Journal of Islamic Economics.

Wahab, N. A., & Rahman, A. R. A. (2020). Efficiency of zakat institutions and poverty reduction impact. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management.

Wahyudi, F. S., et al. (2025). Integrasi zakat dan wakaf berbasis digital dalam perspektif maqashid syariah. Journal of Islamic Economic Studies.

Widyawati, R. (2022). Zakat digital and financial inclusion in Indonesia. Journal of Islamic Finance.

Downloads

Published

2025-06-15