Transformasi Makna Tradisi Sedekah Laut dalam Perspektif Hadis: Kajian Kepustakaan tentang Relasi Islam dan Budaya Lokal di Nusantara
Keywords:
Sedekah Laut, Transformasi Makna, Islam Nusantara,Abstract
Penelitian ini mengkaji transformasi makna tradisi sedekah laut dalam perspektif hadis sebagai bentuk relasi antara Islam dan budaya lokal di Nusantara. Tradisi sedekah laut yang semula dipahami sebagai ungkapan syukur dan permohonan keselamatan mengalami proses islamisasi dan penafsiran ulang seiring menguatnya otoritas keagamaan dan wacana pemurnian akidah di masyarakat pesisir. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh dari kitab-kitab hadis, karya ulama hadis, dan literature tentang sedekah laut, Islam Nusantara, serta kearifan lokal, yang dianalisis menggunakan content analysis untuk mengungkap pola argumentasi keagaman dan perubahan makna ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama dan tokoh agama berperan menggeser orientasi sedekah laut dari praktik yang dekat dengan keyakinan local menuju tasyakkur kepada Allah SWT dengan penguatan symbol dan narasi keislaman, tanpa sepenuhnya menghapus ekspresi budaya setempat. Kesimpulannya, tradisi sedekah laut merepresentasikan akulturasi dinamis antara hadis dan budaya lokal, di mana nilai-nilai tauhid ditegaskan sekaligus ruang ekspresi budaya tetap dipertahankan dalam batas-batas syariat.
Downloads
References
Al-Qur'an al-Karim.
Al-Baihaqi, A. B. A. H. (2003). Syu'ab al-Iman (Vol. 1-14). Riyadh: Maktabah al-Rusyd.
Al-Bukhari, M. I. (2002). Shahih al-Bukhari. Damaskus: Dar Ibn Katsir.
Al-Nawawi, Y. S. (1996). Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim ibn al-Hajjaj (Vol. 1-18). Beirut: Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi.
Al-Suyuthi, J. A. R. (1998). Al-Asybah wa al-Nazha'ir fi Qawa'id wa Furu' Fiqh al-Syafi'iyyah. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Thabrani, S. A. A. (1994). Al-Mu'jam al-Kabir (Vol. 1-25). Kairo: Maktabah Ibn Taimiyyah.
Ibn Nujaym, Z. I. (1999). Al-Asybah wa al-Nazha'ir 'ala Madzhab Abi Hanifah. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, M. A. B. (1991). I'lam al-Muwaqqi'in 'an Rabb al-'Alamin (Vol. 1-4). Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Ibnu Rajab al-Hanbali, A. F. A. (2001). Jami' al-'Ulum wa al-Hikam fi Syarh Khamsin Haditsan min Jawami' al-Kalim. Beirut: Mu'assasah al-Risalah.
Muslim ibn al-Hajjaj. (2006). Shahih Muslim. Riyadh: Dar Tayyibah.
Qardhawi, Y. (1990). Kaifa Nata'amal ma'a al-Sunnah al-Nabawiyyah. Kairo: Dar al-Syuruq.
Afriansyah, A., & Sukmayadi, T. (2022). Nilai Kearifan Lokal Tradisi Sedekah Laut dalam Meningkatkan Semangat Gotong Royong Masyarakat Pesisir Pantai Pelabuhan Ratu. 3(1), 38–54.
Andriyani, R. D., Kholifah, R. M. A., & Tasman. (2025). Praktik Pandangan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat terhadap Praktik Sedekah dari Sumber Rezeki yang Tidak Biasa di Desa Mojopuro. 2(2022), 158–171.
Aptasari, F. W., Falah, M. H., & Akbar, M. M. (2024). Transformasi ritual adat: Dari pelestarian budaya ke komoditas ekonomi. 4(3), 378–395.
Fariduddin, E. I. (2022). Kontekstualisasi Hukum Islam dalam Realitas Sosial-Budaya. 3(1), 17–38.
Ghifari, M., Jabar, A., & Arvita Irvaning. (2025). IMPLEMENTASI NILAI HADIS NIAT SEBAGAI PENGUATAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT DESA KAYU AGUNG. 1, 49–57.
Hidayat, A. Z. (2024). Tradisi Sedekah Laut di Pantai Teluk Penyu: Akulturasi Budaya dan Dinamika Konflik Sosial. 1(2).
Mahbubi, M. (2025). METOPEN FOR DUMMIES: Panduan Riset Buat Kaum Rebahan, Tugas Akhir Lancar, Rebahan Tetap Jalan!, (1st edn). Global Aksara Pers.
Maria, D., Mohd Fawwaz Ramadhan, M. A., Ridwan, M., Nur, S., Hidayanti, S., & 1, 2, 3, 6Universitas. (2025). Kajian tentang Penerapan Kaidah Fiqhiyyah al-’Adatu Muhakkamah dalam Berbagai Aspek Kehidupan. 5(1), 92–101.
Maulana, G. (2025). Peran Ulama dalam Melestarikan Budaya Lokal yang Islami: Studi Etnografi di Komunitas Muslim Pesisir. 3(1), 359–368.
Muslim, H. (n.d.). PEMIKIRAN IBNU QAYYIM AL-JAUZIYAH (W 751 H/1350 M) TENTANG PERUBAHAN FATWA DAN RELEVANSINYA DENGAN PENERAPAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA. 285–314.
Oktaviyanti, I. (2024). Tradisi Sedekah Laut di Daerah Pesisir dalam Prespektif Hukum Islam ( Studi Kasus di Desa Kebloran , Rembang ). 5(1), 17–30.
Repelita, T., Nurfazrina, T., Amirullah, Z. K., & Karisa, D. D. (2026). Makna Psikologis Tradisi Ruwat Lautpada Masyarakat Pesisir Desa Ciparage Jaya. 4, 263–270.
Rosdiana, H. (2023). Tradisi Maritim Upacara Sedekah Laut di Pesisir Desa Teluk: Perkembangan dan Tantangannya. 22(1), 71–91.
Syekh, U. I. N., Hasan, A., Addary, A., Syekh, U. I. N., Hasan, A., & Addary, A. (2025). Tradisi Kenduri Laut Masyarakat Pantai Barus: Penetrasi Nilai-Nilai Sufistik-Islam dan Modernitas Perspektif Hukum Islam. 6(1), 171–184.
Syira, R., Janah, R., Athariq, S. P., & Nuraini, S. A. (2024). Akulturasi Tradisi Sedekah Laut di Kabupaten Cilacap Dengan Hukum Islam. 3(4).
Yuniarto, B., Mubarok, A., Ridho, A., Nadia, N., Syekh, I., Cirebon, N., & Barat, J. (2022). Sosains jurnal sosial dan sains. 2, 1227–1235.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 RR Annisa Rodhiyah, Sheila Monicha, Hari Nur Evendi, M. Ahlun Najhir, M. Redho, Uswatun Hasanah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








