PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGUATAN KARAKTER BANGSA
Keywords:
Karakter Bangsa,, Pendidikan Karakter, Pendidikan Agama Islam,Abstract
Penguatan karakter bangsa merupakan salah satu tujuan utama pendidikan nasional yang menjadi respon atas berbagai tantangan sosial, budaya, dan moral di era globalisasi dan perkembangan teknologi. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam upaya tersebut karena mengandung nilai-nilai moral dan spiritual yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam dalam penguatan karakter bangsa melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik studi pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku ilmiah, artikel jurnal, dokumen kebijakan pendidikan, serta peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai religius, kejujuran, integritas, toleransi, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial yang menjadi fondasi pembentukan karakter individu dan bangsa. Namun demikian, implementasi Pendidikan Agama Islam di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan alokasi waktu pembelajaran, pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual, lemahnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta pengaruh globalisasi dan teknologi informasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada penguatan karakter, peningkatan kompetensi guru, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang kondusif dan sinergis agar Pendidikan Agama Islam dapat berfungsi secara efektif dalam membangun karakter bangsa Indonesia.
Downloads
References
Alhamuddin, and Ikin Asikin. “The Role of the Islamic Religious Education Curriculum in Character Development : A Study of Challenges and Educational Impact in Indonesia.” Jurnal Program Studi Pendidikan Agama Islam 8, no. 2 (2025): 159–70. https://doi.org/10.32528/tarlim.v8i2.3325.
Daheri, Mirzon, Rohimin, Alfauzan Amin, Moch. Iqbal, and Idi Warsah. “Synergisticity Of Family, School, and Community Education In Strengthening Religius Moderation.” TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society 10, no. 1 (2023): 117–36. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/tjems.v10i1.36028.
Herawati. “Memahami Proses Belajar Anak.” Jurnal UIN Ar-Raniry Banda Aceh 4, no. 1 (2018): 27–48. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/bunayya/article/view/4515.
Hermawan, Nuhsandriya, Dinie Anggraeni Dewi, and Muhammad Irfan Ardiansyah. “Budaya Di Era Digital: Pengaruhnya Terhadap Masyarakat Indonesia.” MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin 2, no. 1 (2024): 1–6. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.110.
Herniyanti, Nor Fadhila, Norhidayah, Yuliana, and Muhammad Redha Anshari. “Nilai Nilai Karakter Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2, no. 5 (2025): 478–85. https://doi.org/https://doi.org/10.62017/merdeka.v2i5.4684.
Husnayayin, Atina, and Qolbi Khoiri. “Pendidikan Islam Dan Penguatan Karakter Kebangsaan.” Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 2 (2025): 303–17. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25991.
Junaidi, Mahbub, and M Mahbubi. “Model Bimbingan Mental Spiritual Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja ( Studi Multi Kasus Di Mts Nurul Huda Sedati Sidoarjo Dan Smp Pgri 7 Sedati Sidoarjo ).” Al Mustofa: Journal of Islamic Studies and Research 01, no. 01 (2024): 212–20. https://doi.org/https://ejournal.bamala.org/index.php/almustofa/article/view/270.
Mahmud, Akilah. “Insan Kamil Perspektif Ibnu Arabi.” Sulesana 9, no. 2 (2014): 33–45.
Maskuri, Maskuri, A. Samsul Ma’arif, and M. Athoiful Fanan. “Mengembangkan Moderasi Beragama Mahasantri Melalui Ta’lim Ma’hadi Di Pesantren Mahasiswa.” J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 7, no. 1 (2020): 32–45. https://doi.org/10.18860/jpai.v7i1.11239.
Munawir, Munawir, Zuha Prisma Salsabila, and Nur Rohmatun Nisa’. “Tugas, Fungsi Dan Peran Guru Profesional.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 7, no. 1 (2022): 8–12. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i1.327.
Nurlaila. “Pembinaan Akhlak Mulia Melalui Keteladanan Dan Pembiasaan, IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman.” IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman 14, no. 2 (2019): 95–95.
Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat dan. Undang - Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, Departemen Pendidikan Nasional § (2004).
Putra, J Nabiel Aha. “Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Pendidikan Agama Islam : Perspektif Politik Dan Keislaman.” Journal of Innovative and Creativity 5, no. 2 (2025): 915–21. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.270.
Supriyanto, Eko Eddya. “Kontribusi Pendidikan Pesantren Bagi Pendidikan Karakter Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan NUsantara 1, no. 1 (2020): 13–26.
Syafe’i, Imam. “Pondok Pesantren : Pendahuluan Pondok Pesantren Yang Melembaga Di Masyaraka Satu Lembaga Pendidikan Islam Tertua Di Indonesia . Awal Kehadiran Boarding School Bersifat Tradisional Untuk Mendalami Ilmu-Ilmu Agama Isl.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. I (2017): 61–82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mahbub Junaidi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








