Manajemen Kesiapan Sekolah dalam Implementasi Artificial Intelligence (AI) pada Pembelajaran di Salah Satu MTs X Penggaron Kidul Pedurngan  Semarang

Authors

  • Laili Zakiyatul Hanafiyah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Kota Semarang, Indonesia Author
  • Dramu’in Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Kota Semarang, Indonesia Author
  • Nur Khoiri Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Kota Semarang, Indonesia Author

Keywords:

Manajemen Pendidikan , Artificial Intelligence , Pembelajaran Digital , Kesiapan Sekolah.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan implementasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) ditinjau dari aspek manajemen sarana dan prasarana di MTs X Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada akselerasi transformasi pendidikan di era digital serta adanya instruksi dari pengawas sekolah agar satuan pendidikan mulai mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pembelajaran guna meningkatkan efisiensi dan adaptivitas kurikulum. Namun, aspek kesiapan manajemen sarana dan prasarana sering kali menjadi faktor determinan sekaligus batu sandungan utama dalam keberhasilan implementasi tersebut di tingkat madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku kebijakan sekolah, serta dokumentasi terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan checklist kondisi fasilitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum manajemen sarana dan prasarana fisik di madrasah berada dalam kondisi sangat baik, terawat, dan terkelola secara sistematis melalui SOP yang baku. Meski demikian, sarana dan prasarana berbasis digital yang memegang peran vital dalam menunjang sistem AI seperti rasio perangkat komputer, bandwidth jaringan internet, dan ketersediaan platform pembelajaran pintar masih belum optimal dan terbatas. Dengan demikian, tingkat kesiapan madrasah dalam mengimplementasikan AI masih berada pada fase parsial dan prosedural, sehingga memerlukan cetak biru pengembangan sarana digital secara bertahap. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pergeseran paradigma manajemen sarana madrasah dari yang semula berorientasi pada pemeliharaan fisik konvensional menuju pengembangan infrastruktur digital berbasis inovasi masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-21