Pengembangan Kompetensi Profesional Guru MI Toriqussalam Melalui Integrasi 4c Dalam Perencanaan Pembelajaran
Keywords:
Madrasah Ibtidaiyah, Kompetensi 4C, , Perencanaan PembelajaranAbstract
Program pendampingan ini bertujuan untuk mentransformasi kapasitas profesional guru melalui integrasi kompetensi abad 21 atau 4C (critical thinking, creativity, collaboration, communication) dalam perencanaan pembelajaran di MI Toriqussalam Spande, Sidoarjo. Dengan melibatkan 33 guru, program ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk mengubah pola pembelajaran konvensional menjadi model yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan bakat siswa. Metode evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test melalui analisis rubrik perangkat pembelajaran, didukung dengan pendampingan berbasis komunitas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata total skor kompetensi perencanaan guru dari 56,2 menjadi 87,5. Selain itu, 94% guru berhasil mengadopsi model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) sebagai basis operasionalisasi elemen 4C. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pemberian otonomi instruksional yang dibarengi dengan pendampingan sistematis mampu meningkatkan efikasi kolektif guru secara substansial.








