NORMALISASI BAHASA ‘TOXIC’ PADA ANAK:Kajian Ma’anil Hadis atas Pengaruh Digital dan Tanggung Jawab Pendidikan
Keywords:
Pengaruh Digital,, Pendidikan Karakter, , ToxicAbstract
Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pembentukan karakter anak, khususnya dalam penggunaan bahasa. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena normalisasi perilaku “toxic” pada anak serta menganalisis relevansi hadis dalam meresponsnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui analisis ma’anil hadis. Sumber data meliputi hadis tentang menjaga lisan, pengaruh lingkungan, dan tanggung jawab, serta didukung literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa “toxic” pada anak terbentuk melalui interaksi faktor imitasi, lingkungan sosial, dan paparan media digital yang tidak terkontrol. Analisis hadis menegaskan pentingnya pengendalian lisan sebagai dasar etika, pemilihan lingkungan sebagai faktor pembentuk karakter, serta tanggung jawab aktif orang tua dan masyarakat dalam membina anak. Dengan mengontekstualisasikan nilai-nilai hadis ke dalam realitas digital, penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan fenomena ini memerlukan pendekatan integratif yang menggabungkan aspek moral, sosial, dan spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian hadis yang kontekstual serta menawarkan solusi aplikatif dalam pembinaan karakter anak di era digital.








