PENDAMPINGAN PENGAJIAN “KITAB NASHOIHUL IBAD”DI MASJID NURUL ISLAM PANJANG JIWO SURABAYA
Keywords:
Asset Based Community Development;, Literasi Keagamaan;, Kitab KuningAbstract
Penguatan literasi keagamaan masyarakat menjadi salah satu kebutuhan strategis dalam menghadapi kompleksitas informasi keislaman di era digital. Arus informasi agama yang berkembang secara cepat sering kali belum diikuti dengan kemampuan masyarakat dalam memahami sumber-sumber keagamaan secara komprehensif, kontekstual, dan berbasis tradisi keilmuan Islam yang otoritatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pendampingan kajian kitab kuning sebagai strategi penguatan literasi keagamaan masyarakat berbasis komunitas masjid melalui kajian Nashoihul Ibad di Masjid Nurul Islam Panjang Jiwo Surabaya.Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menempatkan potensi lokal masyarakat sebagai modal utama pemberdayaan. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi aset sosial-keagamaan, perancangan program pendampingan, pelaksanaan kajian kitab, serta evaluasi keberlanjutan program. Mitra kegiatan adalah jamaah pengajian Masjid Nurul Islam Panjang Jiwo Surabaya dengan jumlah peserta sekitar 80 orang, dengan jamaah aktif sekitar 50 orang yang terdiri dari muslimin dan muslimat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan kajian Nashoihul Ibad mampu mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan Islam nonformal, meningkatkan partisipasi jamaah dalam pembelajaran agama, serta memperkuat pemahaman keislaman melalui pendekatan komunikatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakter masyarakat. Kebaruan kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi pendekatan ABCD dengan tradisi kajian kitab kuning sebagai model pemberdayaan literasi keagamaan berbasis aset sosial masjid, di mana komunitas jamaah tidak hanya menjadi penerima manfaat tetapi juga menjadi kekuatan utama keberlanjutan program. Model ini menunjukkan bahwa tradisi keagamaan lokal dapat dikembangkan menjadi ekosistem pembelajaran Islam masyarakat yang berkelanjutan.








